Prediksi Kebijakan Moneter The Fed

Prediksi Kebijakan Moneter The Fed

Diperbarui • 2022-01-26

Bank sentral Amerika Serikat The Fed akan merilis kebijakan moneternya pada dini hari pukul 02:00 WIB nanti.

Diprediksi tidak akan ada perubahan suku bunga tetapi pengurangan pembelian asset tetap akan dilakukan oleh The Fed sebanyak $60 milliar. Pengurangan pembelian asset yang telah dilakukan dari bulan November tahun lalu sudah mencapai $45 milliar dari $120 milliar/ bulan, sehingga total pengurangan sampai bulan Januari ini akan mencapai $105 milliar. Wajar apabila para analis ekonomi memprediksi bahwa kenaikan suku bunga dapat dilakukan pada bulan Maret setelah The Fed melakukan pengurangan kembali sisa QE sebesar $15 milliar pada bulan Februari.

Para pelaku pasar akan fokus pada pernyataan Ketua The Fed yang akan melakukan tanya jawab dengan wartawan, 30 menit setelah kebijakan moneter dirilis, dimana apabila dalam tanya jawab terdapat nada hawkish yang tersirat bahwa Jerome Powell akan menaikan suku bunga 4 kali dalam tahun ini maka indeks US Dollar akan kembali menguat kedepannya. Tetapi jika kurang dari itu maka Indeks US Dollar akan terkoreksi turun untuk sementara waktu dalam trend naik kedepannya.

Efek Terhadap Pasar

Perbedaan kebijakan moneter antara The Fed dan ECB, saat Jerome Powell menyerukan nada hawkish dini hari nanti akan membuat pair EURUSD mempunyai kecenderungan bearish.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD  bergerak dalam range  1.1232 – 1.1367

Trading Plan :

Sell Limit .1367 – 1.1408 dengan target 1.1184 – 1.1232

Stoploss 1.1464

Grafik EURUSD timeframe D1

eurusd 26 jan.png

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera