Currency Appreciation

Apresiasi Mata Uang

Apa itu Apresiasi Mata Uang?

Apresiasi mata uang adalah penguatan suatu mata uang terhadap mata uang lain atau terhadap emas. Jika pertumbuhan unit moneter kurang dari beberapa persen, itu dianggap sebagai fluktuasi pasar, tetapi jika lebih, itu dianggap sebagai apresiasi mata uang.

Dalam pasar Forex, trader memperdagangkan pasangan mata uang untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai mata uang dasar (base currency) terhadap mata uang lawan (counter currency). Untuk menghitung dengan mudah nilai suatu mata uang, gunakan konverter mata uang.

Bagaimana Apresiasi Mata Uang terjadi?

Sering kali, apresiasi mata uang terjadi ketika tingkat inflasi perlu dikurangi. Hal ini dapat dilakukan secara artifisial, yaitu melalui intervensi mata uang. Jika sebelumnya bank sentral atau pemerintah perlu meningkatkan volume cadangan emas, sekarang ini dilakukan dengan membeli mata uang asing untuk ditukar dengan mata uang domestik. Dengan demikian, nilai tukar mata uang domestik meningkat.

Apresiasi mata uang alami terjadi ketika sentimen pasar berubah, dan permintaan untuk mata uang nasional negara tersebut tumbuh.

Apresiasi Mata Uang dan saham

Saham adalah sekuritas yang menegaskan hak pemegang saham untuk memegang saham di suatu perusahaan. Bahkan jika Anda memiliki sedikit bagian dari perusahaan, Anda berhak menerima dividen dan dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai saham ketika Anda menjualnya.

Nilai saham terutama bergantung pada keberhasilan perusahaan, sektor ekonomi, dan tentu saja situasi ekonomi global. Keadaan bisnis perusahaan dan harga saham, di antara lain, dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang nasional dan inflasi. Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin rendah imbal hasil riil saham, dan sebaliknya. Tergantung pada naik atau turunnya mata uang, Anda dapat memprediksi bagaimana hal ini akan memengaruhi solvabilitas perusahaan dan nilai sahamnya.

Selain itu, kita harus memperhatikan apakah emiten tersebut adalah eksportir atau importir. Revaluasi bermanfaat terutama bagi perusahaan yang bergerak di bidang impor karena harga barang luar negeri turun.

Dampak ekonomi utama dari Apresiasi Mata Uang

Dampak dari apresiasi mata uang dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Kenaikan biaya ekspor. Ekspor menurun karena menjual barang ke luar negeri menghasilkan lebih sedikit uang. Akibatnya, produksi dalam negeri turun karena memproduksi dan menjual barang lokal ke luar negeri menjadi kurang menguntungkan daripada mengimpor barang asing. Pada akhirnya, depresiasi mata uang lokal menyebabkan penurunan kapasitas pembelian investasi asing, sehingga terjadi arus keluar modal.
  • Impor yang lebih murah. Dengan apresiasi mata uang domestik, mendapatkan barang dan aset asing menjadi lebih menguntungkan karena dapat dibeli dengan harga yang lebih rendah daripada harga lokal. Oleh karena itu, tingkat inflasi berkurang karena masuknya barang-barang asing yang murah.

Berikut ini adalah diagram untuk mengilustrasikan poin tersebut:

currency appreciation diagram.png

Faktor yang menyebabkan Apresiasi Mata Uang

Analis keuangan mengidentifikasi dua faktor yang menyebabkan apresiasi mata uang:

  • Inflasi dan suku bunga. Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, faktor utama penyebab apresiasi mata uang adalah inflasi yang tinggi serta suku bunga riil yang rendah. Mata uang nasional terdepresiasi, dan ini menyebabkan suku bunga riil yang lebih rendah dan harga komoditas yang lebih tinggi. Dalam keadaan ini, mata uang domestik perlu distabilkan.
  • Sentimen investor. Ini adalah faktor kedua, tetapi tidak kalah pentingnya, yang datang dari persentase inflasi. Dalam kasus inflasi yang tinggi, tidak menguntungkan untuk berinvestasi dalam saham perusahaan lokal karena dividennya akan sedikit. Jika tingkat inflasi melebihi tingkat suku bunga, dividennya akan lebih buruk lagi, yaitu negatif.

Investor dan trader dapat memantau pasar keuangan global untuk mengetahui mata uang teratas serta memperhatikan sinyal dan peristiwa yang dapat menyebabkan apresiasi mata uang.

Contoh Apresiasi Mata Uang

Untuk contoh apresiasi mata uang alami, kita dapat melihat kenaikan franc Swiss (CHF) pada tahun 2015. Bank Nasional Swiss (SNB) menghentikan kebijakan keuangan sebelumnya dan berhenti mengendalikan nilai tukar CHF. Hal ini menyebabkan kenaikan tajam pada mata uang Swiss sebesar 40% (tepatnya 38% terhadap USD dan 41% terhadap EUR) serta membawa dampak besar bagi perekonomian global.

Untuk contoh apresiasi mata uang artifisial, yang dilakukan dengan sengaja guna menurunkan inflasi, terjadi di Tiongkok pada tahun 2005. Pemerintah menghentikan nilai tukar CNY/USD yang tetap dan memilih mematok sekeranjang mata uang sebagai bagian dari kebijakan keuangan yang baru. Dengan cara itu, Tiongkok menaikkan nilai CNY sebesar 2% pada awalnya, dan kemudian meningkat lebih dari 20% pada tahun 2010.

Kesimpulan

Revaluasi mata uang bukanlah proses sederhana yang terjadi karena pengaruh negara dan bank sentral terhadap kebijakan ekonominya. Revaluasi memiliki dampak positif dan negatif, baik untuk pasar keuangan, trader, investor, maupun orang biasa. Itulah mengapa penting untuk selalu mengikuti nilai tukar dan peristiwa ekonomi, serta mengamankan dompet Anda tepat waktu.

Kembali

Diperbarui • 2022-12-15

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Bagaimana cara menarik profit yang dihasilkan di FBS?

    Prosedurnya sangat mudah. Cukup masuk ke halaman Penarikan Dana di situs web atau menu Keuangan di Personal Area FBS dan tarik dana Anda. Anda bisa menarik profit Anda melalui sistem pembayaran yang sama seperti yang Anda gunakan saat deposit. Jika Anda mendanai akun melalui berbagai metode, tarik profit Anda melalui metode yang sama berbanding dengan jumlah yang didepositkan.

  • Bagaimana cara membuka akun di FBS?

    Klik tombol 'Buka akun' di situs web kami dan lanjutkan ke Personal Area. Sebelum Anda memulai trading, selesaikan dulu proses verifikasi profil. Konfirmasikan alamat email dan nomor telepon Anda, dan verifikasi ID Anda. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan keamanan dana dan identitas Anda. Setelah Anda menyelesaikan prosedur ini, silakan login ke platform pilihan Anda, dan silakan memulai trading. 

  • Bagaimana cara memulai trading?

    FBS dan karier Forex diperuntukkan hanya kepada klien yang berusia 18 tahun ke atas. Untuk memulai trading, Anda harus memiliki akun di broker dan pengetahuan yang cukup, minimal tentang karakteristik aset di pasar keuangan. Mulailah dengan mempelajari dasar-dasarnya dengan materi edukasi gratis dari kami dan buka akun di FBS. Anda bisa mengamati lingkungan trading terlebih dahulu dengan dana virtual di akun Demo. Apabila sudah siap, Anda bisa memasuki pasar yang sesungguhnya dan trading dengan sukses.  

  • Bagaimana cara mengaktifkan Bonus Naik Level?

    Buka akun Bonus Naik Level di Personal Area web atau aplikasi FBS Anda, dan dapatkan hingga $140 gratis langsung ke akun Anda.

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Rasakan Semangat Tim

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera